
Peraturan Tertulis dan Tidak Tertulis dalam Permainan Bola Voli
Peraturan Tertulis dan Tidak Tertulis dalam Permainan Bola Voli. Bola voli terus memikat perhatian dunia, terutama dengan dimulainya Volleyball Nations League (VNL) 2025 pada Agustus 2025, yang menampilkan aksi tim-tim papan atas seperti Brasil dan Polandia. Olahraga ini tidak hanya menuntut keterampilan fisik, tetapi juga pemahaman mendalam tentang aturan yang mengatur jalannya pertandingan. Selain peraturan resmi yang ditetapkan oleh Fédération Internationale de Volleyball (FIVB), ada juga norma tidak tertulis yang membentuk etika dan dinamika permainan. Peraturan ini, baik yang tertulis maupun tidak, menjadi kunci untuk menjaga sportivitas dan intensitas bola voli. Apa saja aturan tersebut, dan bagaimana pengaruhnya dalam permainan? Artikel ini akan mengupasnya secara ringkas. BERITA BOLA
Mengenal Lebih Dalam Tentang Permainan Bola Voli
Bola voli adalah olahraga tim yang dimainkan oleh dua tim, masing-masing beranggotakan enam pemain untuk format indoor atau dua pemain untuk voli pantai, di lapangan berukuran 18×9 meter yang dibagi oleh net setinggi 2,43 meter untuk putra dan 2,24 meter untuk putri. Tujuannya adalah mencetak poin dengan mengirim bola ke sisi lawan hingga menyentuh lantai atau memaksa lawan melakukan kesalahan. Setiap tim memiliki maksimal tiga sentuhan untuk mengembalikan bola, menggunakan teknik seperti servis, passing, set, smash, dan block. Permainan terdiri dari set, biasanya hingga 25 poin dengan selisih dua poin, dan set penentu pada 15 poin. Bola voli menuntut kombinasi kecepatan, kekuatan, strategi, dan kerja sama tim, menjadikannya salah satu olahraga paling dinamis. Popularitasnya terlihat dari ajang seperti VNL 2025, di mana bintang seperti Karch Kiraly (sebagai pelatih) dan Wilfredo León memukau penonton dengan aksi mereka.
Apa Saja Peraturan Tertulis Dalam Permainan Bola Voli
Peraturan tertulis dalam bola voli diatur oleh FIVB untuk memastikan permainan berjalan adil dan kompetitif. Setiap tim boleh menyentuh bola hingga tiga kali sebelum mengembalikannya ke sisi lawan, dengan larangan menyentuh bola secara berturut-turut oleh satu pemain, kecuali saat blocking. Net tidak boleh disentuh, kecuali jika bola menggores pita atas tanpa mengganggu permainan. Poin diberikan jika bola mendarat di area lawan, lawan gagal mengembalikan bola dengan benar, atau melakukan pelanggaran seperti foot fault saat servis, double hit, atau melanggar garis tengah. Rotasi pemain wajib dilakukan searah jarum jam setiap kali tim mendapatkan poin dari servis lawan, memastikan semua pemain bermain di berbagai posisi. Substitusi dibatasi hingga enam kali per set, kecuali untuk libero, pemain bertahan khusus yang boleh masuk dan keluar tanpa batas, tetapi tidak boleh melakukan servis atau smash. Antena di ujung net menandai batas vertikal area permainan, dan bola yang melewati di luar antena dianggap out. Sistem rally point, diadopsi sejak 1999, memberikan poin pada setiap rally, mempercepat tempo permainan.
Apa Saja Peraturan Tidak Tertulis Dalam Permainan Bola Voli
Selain aturan resmi, bola voli juga memiliki norma tidak tertulis yang mencerminkan sportivitas dan etika. Salah satunya adalah menghormati lawan dengan tidak merayakan poin secara berlebihan di depan mereka, seperti yang terlihat pada tim Brasil di VNL 2025, yang selalu menunjukkan gestur hormat usai pertandingan. Pemain juga diharapkan menghindari provokasi, seperti menatap lawan setelah block atau smash, meski ini tidak dilarang secara eksplisit. Norma lain adalah komunikasi tim yang efisien; setter sering dianggap sebagai “otak” tim dan diharapkan memberikan isyarat non-verbal untuk mengatur strategi tanpa mengganggu fokus. Pemain juga diharapkan menjaga integritas dengan mengakui kesalahan, seperti menyentuh net atau bola out, meski wasit tidak melihatnya. Dalam voli pantai, norma tidak tertulis termasuk menjaga sikap profesional di tengah kondisi cuaca sulit, seperti angin atau panas, tanpa mengeluh. Norma ini, meski tidak diatur, membantu menjaga semangat fair play dan membuat bola voli tetap menarik bagi penonton.
Kesimpulan: Peraturan Tertulis dan Tidak Tertulis dalam Permainan Bola Voli
Peraturan tertulis dan tidak tertulis dalam bola voli membentuk fondasi yang membuat olahraga ini kompetitif sekaligus penuh sportivitas. Aturan resmi seperti batasan tiga sentuhan, rotasi, dan larangan menyentuh net memastikan permainan berjalan adil, sementara norma tidak tertulis seperti menghormati lawan dan menjaga komunikasi tim memperkuat nilai-nilai etika. Di ajang seperti VNL 2025, kombinasi ini terlihat jelas, dengan pemain seperti Bartosz Kurek menunjukkan keseimbangan antara intensitas dan sportivitas. Peraturan ini, baik yang tertulis maupun tidak, menjadikan bola voli olahraga yang dinamis dan penuh respek, terus memikat penggemar di seluruh dunia dengan aksi dan nilai-nilainya.