Peraturan Terbaru Voli yang Wajib Diketahui Wasit
Peraturan Terbaru Voli yang Wajib Diketahui Wasit. Peraturan resmi voli indoor mengalami pembaruan signifikan untuk periode 2025-2028 yang mulai berlaku sejak 1 Januari 2025 setelah disetujui pada Kongres Dunia FIVB ke-39 tahun 2024, perubahan ini bertujuan membuat permainan lebih mengalir, adil, dan menarik bagi penonton serta atlet dengan menyesuaikan kriteria penanganan bola, posisi pemain saat servis, serta beberapa aspek teknis lainnya, wasit sebagai penegak aturan utama wajib menguasai detail terbaru ini agar keputusan di lapangan tetap konsisten, tepat waktu, dan minim kontroversi, pemahaman mendalam terhadap pembaruan ini menjadi krusial terutama di kompetisi tingkat nasional hingga internasional di mana interpretasi yang salah bisa memengaruhi hasil pertandingan secara langsung. MAKNA LAGU
Perubahan pada Screening Saat Servis: Peraturan Terbaru Voli yang Wajib Diketahui Wasit
Salah satu perubahan paling mencolok adalah pengetatan aturan screening atau penghalangan pandangan servis, kini pemain tim yang melakukan servis dilarang mengangkat tangan di atas kepala hingga bola benar-benar melewati net, aturan baru ini menggantikan interpretasi sebelumnya yang lebih longgar sehingga wasit harus lebih jeli memantau posisi tangan pemain di zona servis, jika pemain sengaja atau tidak sengaja mengangkat tangan di atas kepala sebelum bola keluar dari area servis, wasit dapat memberikan peringatan melalui kapten tim atau langsung menjatuhkan fault servis, perubahan ini dimaksudkan untuk mengurangi praktik penghalangan yang disengaja dan membuat servis lebih transparan serta menguntungkan tim penerima, wasit perlu melatih pengamatan cepat karena pelanggaran ini sering terjadi di momen krusial ketika tim berusaha menciptakan keuntungan taktis.
Penyesuaian Rotasi dan Posisi Pemain Saat Servis: Peraturan Terbaru Voli yang Wajib Diketahui Wasit
Pembaruan lain yang wajib diperhatikan adalah penghapusan fault posisi rotasi bagi tim yang sedang melakukan servis, sebelumnya tim servis harus menjaga posisi rotasi secara ketat hingga bola disentuh, kini fokus pengecekan posisi hanya diberlakukan pada tim penerima servis hingga saat bola dikontak oleh server, artinya tim servis boleh bergerak bebas setelah rotasi selesai tanpa risiko fault overlap selama tidak melanggar aturan lain, wasit tetap harus memastikan tim penerima berada di posisi rotasi yang benar pada saat servis dilakukan karena fault di sini masih berlaku dan langsung memberikan poin kepada tim servis, perubahan ini membuat permainan lebih dinamis karena mengurangi interupsi akibat kesalahan posisi kecil dan memungkinkan wasit berkonsentrasi pada aspek permainan lain seperti kontak bola atau net violation.
Liberalisasi Kontak Bola dan Aturan Lain yang Relevan
Kriteria penanganan bola juga semakin diliberalisasi untuk mendorong permainan yang lebih mengalir, pada pukulan pertama tim bola boleh menyentuh berbagai bagian tubuh secara berurutan selama dalam satu aksi yang sama, sementara pada pukulan kedua tim kontak berurutan diperbolehkan asalkan bola selanjutnya disentuh oleh rekan setim, ini menghilangkan fault double contact pada pukulan kedua jika kondisi tersebut terpenuhi sehingga wasit tidak lagi menjatuhkan fault double hit di situasi tersebut, aturan ini membuat permainan lebih permisif terhadap teknik penerimaan dan setting yang tidak sempurna, wasit juga perlu memperhatikan pembaruan terkait bola yang melewati ruang lintas net di luar zona crossing space yang langsung dianggap out setelah kontak kedua atau ketiga, serta penyesuaian kecil pada Libero seperti kewajiban dua Libero di kompetisi senior tertentu dan penggantian darurat.
Kesimpulan
Peraturan voli 2025-2028 membawa angin segar dengan fokus pada kelancaran permainan, keadilan, dan pengurangan interupsi yang tidak perlu sehingga wasit harus segera beradaptasi agar tetap menjadi penjaga integritas laga, perubahan seperti larangan tangan di atas kepala saat screening, penghapusan fault posisi pada tim servis, serta liberalisasi kontak bola menjadi poin utama yang memengaruhi cara wasit mengawasi dan mengambil keputusan di lapangan, penguasaan aturan terbaru ini tidak hanya mencegah kesalahan interpretasi melainkan juga membantu menciptakan pertandingan yang lebih menarik dan adil bagi semua pihak, wasit yang update akan semakin dihormati karena mampu menegakkan semangat olahraga voli modern yang mengedepankan kecepatan, skill, dan rasa hormat antarpeserta.